Malam itu sangat cerah. Bintang-bintang bertaburan di angkasa. Dan bulan begitu ceriah menerangi lapangan rumput di Ranotana yang letaknya hanya 300 meter dari Stadion Klabat Manado. Ribuan orang memadati tempat ini. Ketika masih di Sekolah Dasar, aku pernah mengikuti pertandingan Bola Kasti di lapangan ini. Kali ini, di lapangan ini aku ditugaskan sebagai Kolektan. Malam pertama KKR digelar, kami Remaja GMIM Bethesda hanya bercanda-ria di belakang panggung. Pendeta Petrus berkhotbah begitu menarik, begitu semangat, kami tak perduli. Hari kedua, Pembina kami menegur, "Ngoni samua musti ada di dapan panggung. Kong dengar tu firman, (Kalian seharusnya ada di depan panggung, agar dapat mende- ngar firman dengan baik)".Aku tertempelak. Pembina yang satu ini memang sangat berwibawa, khususnya aku secara pribadi sangat respek kepadanya. Selesai menjalankan tugas sebagai kolektan, kuputuskan untuk mendengar dengan serius apa yang akan disampaikan oleh hamba Tuhan. begitu mengena. A...
Blog ini dipersembahkan kepada siapa pun yang rindu memiliki hidup yang berarti, sukses dan berhasil.